4 September 2018

Menabung Pintar

Tujuan utama dari seorang kepala keluarga harus berhemat, dan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung adalah untuk mempersiapkan masa depan keluarganya.

Menurut ilmu perencanaan keuangan, tabungan yang harus dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang adalah antara 6 sampai dengan 12 kali pengeluaran bulanan keluarga.,


Bayangkan jikalau seorang kepala keluarga yang mempunyai penghasilan Rp.3.000.000/bulan, dapat menyisihkan Rp.300.000 dari penghasilan bulannya untuk ditabung. Apabila hal ini dilakukan terus menerus secara konsistem selama 24 bulan (2 tahun), maka dana tabungan keluarga yang tersedia adalah Rp 7.200.000, atau dengan kata lain tabungan tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan keluarga selama 2 bulan, apabila terjadi resiko kehidupan terhadap kepala keluarga tersebut.
“Nabungnya 2 tahun, dana nya cuma bisa tahan 2 bulan” untuk penuhi kebutuhan keluarga.
Oleh sebab itu, kita harus menabung secara pintar. Maksudnya pintar disini adalah pintar dalam memilih jenis tabungan yang memungkinkan kita menabung secukupnya namun bisa memenuhi kebutuhan keluarga kita di masa yang akan datang.
Bayangkan jika ada tabungan yang bisa memberikan dana darurat untuk kebutuhan keluarga kita sebesar Rp 100.000.000, hanya dengan menabung Rp 300.000 saja setiap bulannya. Artinya, walaupun kepala keluarga baru menabung 1 bulan saja, lalu terjadi resiko kepadanya, maka keluarganya bisa hidup selama 3 tahun. Sehingga selama periode tersebut sang istri dan anak-anak dapat mulai meniti kehidupan mereka kembali menjadi lebih baik.
Emang ada tabungan yang seperti itu?